Sering kali ciri-ciri sakit jantung tidak dikenali oleh banyak orang. Hal tersebut disebabkan beberapa gejala yang sering muncul dan dialami oleh banyak orang pada umumnya Salah satu tandanya adalah ketika tubuh mudah lelah dan dada juga terasa tidak nyaman.
Beberapa orang sering mengalami kelelahan karena memang tubuhnya kurang fit atau memiliki penyakit lain. Namun, tidak menutup kemungkinan juga kalau gejala tersebut adalah ciri-ciri sakit jantung.
Oleh karena itu, mengenali tentang sakit jantung lebih dalam sangat diperlukan agar setiap orang bisa lebih waspada dengan kesehatan jantung dan dapat mengantisipasinya dengan lebih cepat. Semakin lama suatu penyakit ditangani, maka akan memperparah kondisinya.
Apa itu Penyakit Jantung?

Penyakit jantung adalah kondisi ketika jantung mengalami gangguan, baik pada pompa, katup, atau pembuluh darah yang mengalir ke seluruh tubuh. Sakit jantung ini bukan jenis penyakit tunggal, tapi hanya istilah umum untuk gangguan-gangguan lain yang menyerang kerja jantung.
Jika jantung bermasalah, organ lain bisa ikut terdampak karena kekurangan oksigen. Makanya jantung disebut sebagai organ dalam tubuh yang sangat vital. Tubuh manusia memiliki sistem canggih untuk memberi peringatan tiap ada organnya yang bermasalah.
Peringatan-peringatan tersebut muncul berupa gejala yang dapat dirasakan oleh tubuh. Ketika jantung mengalami gangguan, gejala-gejala muncul agar pemilik tubuh menjadi lebih waspada dan dapat melakukan antisipasi untuk mencegah penyakit jantung menjadi lebih parah.
8 Ciri-Ciri Sakit Jantung yang Sering Terjadi

Memang tidak semua orang dengan gangguan jantung mengalami ciri-ciri sakit jantung. Namun, tanda-tanda ini adalah hal yang paling umum terjadi pada banyak penderitanya. Biasanya gejalanya terjadi secara berulang dan dalam jangka panjang. Inilah yang membantu membedakan apakah ciri-ciri ini disebabkan karena adanya gangguan pada jantung atau penyakit ringan saja.
Pada beberapa kondisi yang parah seperti serangan jantung atau gagal jantung, penderitanya bisa mengalami pingsan secara mendadak. Oleh karena itu, kenali gejala-gejala sakit jantung, konsultasikan ke spesialisnya, dan buat daftar antisipasi dengan memberitahukan orang-orang sekitar. Berikut adalah beberapa cirinya sakit jantung yang perlu Anda ketahui.
1. Nyeri Dada
Nyeri dara merupakan gejala yang sangat umum terjadi pada penderita penyakit jantung. Nyeri ini bisa terjadi hingga beberapa menit. Meski tidak semua orang mengalami nyeri yang tajam, hanya saja beberapa orang dapat mengalami nyeri yang semakin berat bahkan hingga mengganggu aktivitasnya.
Nyeri dada terasa seperti ditekan, diremas, atau dada terasa berat seperti ditimpa beban yang berat. Dada akan terasa sangat tidak nyaman, bahkan bisa terasa sesak yang tak kunjung hilang. Nyeri ini biasanya timbul dari dada dan dapat menjalar ke leher, rahang, bahu, dan lengan.
Penyebab timbulnya ciri-ciri ini bisa jadi karena telah melakukan aktivitas fisik berat dan panjang. Selain itu, stres berat juga merupakan faktor lainnya yang perlu dikurangi segera.
2. Nyeri di Area Rahang, Lengan, Hingga Punggung
Seperti yang telah disebutkan di atas, nyeri dada dapat menjalar ke beberapa organ tubuh seperti rahang, lengan, hingga punggung. Penderita serangan jantung biasanya lebih sering mengalami gejala ini. Jika tidak kunjung menghilang nyerinya, segera hubungi medis terdekat untuk mendapatkan penanganan yang cepat.
3. Sakit Perut
Masyarakat Indonesia pasti sudah sering mendengar istilah “angin duduk” yang sering menyerang tubuh siapa saja. Ketika mengalaminya, perut akan terasa sakit yang diiringi dengan konstipasi, sendawa, dan perut terasa kembung.
Berbeda dengan masuk angin, angin duduk atau angina pectoris ini berhubungan dengan penyakit jantung karena otot jantung kekurangan pasokan darah sehingga menimbulkan nyeri di area dada dan perut. Jika mengalami kondisi ini, hindari kebiasaan “mengerok punggung”, dan segera periksakan diri ke medis secepatnya.
4. Palpitasi
Palpitasi merupakan kondisi detak jantung menjadi lebih terpacu dengan sangat cepat, atau menjadi lambat, atau berdetak secara tak karuan. Kondisi ini memang tidak terlalu membahayakan, hanya saja jika terjadi cukup sering, maka perlu memeriksakan diri ke dokter secepatnya.
Palpitasi bisa juga menandakan bahwa penderita mengalami aritmia atau kondisi detak jantung yang tak karuan karena sistem kelistrikan jantung bermasalah. Aritmia ini meningkatkan risiko seseorang terkenal gagal jantung atau stroke.
5. Batuk yang Tak Kunjung Berhenti
Batuk yang berat dan tak kunjung berhenti dapat menandakan seseorang mengalami gagal jantung. Hal ini terjadi karena adanya darah yang bocor ke paru-paru. Maka dari itu, jika seseorang mengalami gangguan pada jantungnya, saat batuk dahak yang dikeluarkan berwarna putih atau merah muda.
Batuk ini akan semakin parah di malam hari pada saat penderitanya berbaring tidur. Kondisi ini akan mengganggu waktu tidur dan dapat menimbulkan beberapa dampak lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, segera tangani gejalanya dan konsultasikan dengan klinik terpercaya.
6. Cepat Lelah
Tubuh yang normal akan merasakan lelah setelah melakukan aktivitas berat atau aktivitas yang panjang. Namun, pada orang dengan penyakit jantung, biasanya hanya dengan aktivitas kecil saja akan membuat tubuh kelelahan dengan cepat.
Saat tubuh lelah, napas akan terasa tersendat-sendat. Hal ini bisa terjadi karena pembuluh darah mengalami penyumbatan sehingga jantung harus bekerja dengan lebih keras untuk memompa darah agar bisa didistribusikan dengan merata.
7. Bengkak pada Perut atau Pergelangan Kaki
Edema atau pembengkakan bisa terjadi pada penderita penyakit jantung akibat adanya cairan yang menumpuk. Kondisi ini disebabkan karena pembuluh darah vena bermasalah, yang membuat darah tertahan dan tekanannya meningkat sehingga cairannya akan keluar ke jaringan sekitar.
Gravitasi membuat cairan tersebut mengalir ke arah bawah, yang biasanya menumpuk di perut dan pergelangan kaki. Karena berisi cairan, pembengkakan ini akan terasa lembek saat ditekan.
8. Kepala Terasa Pusing Berlebihan
Gangguan pada kinerja jantung juga akan berdampak pada organ kepala. Saat darah tidak dapat dipompa dengan baik, kepala bisa kekurangan pasokan darah dan oksigen yang membuatnya harus merasakan nyeri berlebihan.
Tidak hanya itu, terkadang keringat dingin juga akan keluar dan membuat badan terasa sangat lemas. Keringat ini muncul karena tekanan darah berkurang dan tubuh akhirnya melepaskan hormon stres yang menyebabkan pembuluh darah kulit menyempit agar darah lebih banyak mengalir ke organ vital. Keringat dingin muncul sebagai usaha tubuh mendinginkan diri di tengah stres.
Kondisi ini juga sering dialami oleh perempuan yang sedang menstruasi. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa ini merupakan gejala penyakit jantung adalah karena disertai dengan gejala lainnya, berupa pusing, mual, nyeri di beberapa area, sesak napas, hingga rasa akan pingsan.
Apabila Anda sendiri atau orang sekitar terlihat mengalami gejala-gejala di atas, segera cari bantuan medis untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat. Jangan biarkan gejala-gejala ini berlarut menjadi lebih parah.
Cara Memeriksakan Diri ke Klinik Jantung

Saat mengalami beberapa ciri-ciri sakit jantung yang telah disebutkan itu, Anda harus segera mendapatkan penanganan dari dokter jantung untuk diagnosis pastinya. Hal yang pertama kali perlu dilakukan adalah mencari klinik jantung terpercaya.
Klinik Jantung Dr. Gerard Leong di Singapura telah terbukti menangani banyak pasien jantung dengan berbagai kondisi. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan perawatan yang tepat di Klinik Jantung Dr. Gerard Leong.
1. Buat janji temu terlebih dahulu
Jadwal janji temu bisa dibuat dengan menekan tombol Buat Janji Temu yang ada di bawah artikel ini. Pengunjung akan diarahkan untuk mengisi form berupa data diri. Untuk membuat pemeriksaan berjalan lancar, sebaiknya catat gejala-gejala yang selama ini dialami.
2. Jalani proses pemeriksaan di klinik jantung
Saat kunjungan pertama kali, akan ada beberapa pemeriksaan untuk mendapat diagnosis terhadap penyakit jantung yang dialami. Dokter juga akan menganalisis faktor risiko seperti riwayat penyakit atau gaya hidup dari pasien.
3. Mengikuti pemeriksaan lanjutan
Setelah pemeriksaan awal, dokter mungkin saja menyarankan pemeriksaan lebih spesifik jika diperlukan seperti menggunakan tes ketahanan jantung menggunakan treadmill, EKG atau ekokardiografi untuk melihat struktur dan fungsi jantung secara langsung.
4. Mendapatkan rencana perawatan khusus
Setelah diagnosis jelas didapatkan, dokter jantung akan mendiskusikan rencana perawatan lebih lanjut dengan pasien. Klinik Jantung Dr. Gerard Leong menyediakan penanganan komprehensif, mulai dari terapi obat, panduan gaya hidup, hingga rujukan untuk prosedur khusus jika diperlukan, semuanya di bawah pengawasan ahli jantung.
Semakin cepat seseorang mendatangi ahli jantung, semakin cepat penanganan yang bisa didapatkan. Dengan mendatangi klinik jantung juga, Anda dapat mendapatkan jalur perawatan yang lebih efisien dan terfokus untuk kesehatan jantung. Segera jadwalkan janji temu di klinik Dr. Gerard Leong yang berlokasi di Singapura sekarang juga!